Isdar menjelaskan, meski dirinya tercatat sebagai pengurus DPD Demokrat Sulawesi Tenggara, akan tetapi lebih memilih untuk berkompetisi di Dapil II Kabupaten Muna, disebabkan wilayah tersebut merupakan tempat tumbuh dan kembangnya untuk menghabiskan masa kecil hingga remaja.
"Yang paling pokok dan fundamental adalah panggilan nurani serta dukungan dan permintaan keluarga besar yang ada di wilayah Dapil II, sehingga menjadi motivasi yang besar ikut serta berkompetisi di wilayah Lasalepa, Napabalano dan Towea,’’ ujarnya.
Baca Juga: Satu Partai, Ayah dan Anak di Muna Nyaleg Dapil Berbeda
Baginya berbeda pilihan politik adalah hal biasa, berbeda pendapat dan pandangan dalam masyarakat adalah Sunatullah. Ia akan berkompetisi dengan sikap-sikap yang saling menghargai, tanpa menjatuhkan kontestan lain.
Selain itu, salah seorang pengikutnya di Facebook yang juga junior Isdar di Fakultas Teknik, Ahmad Jaylani menjelaskan, ia melihat Isdar sudah terbiasa memegang amanah sebagai ketua sebuah organisasi.
