KENDARI, TELISIK.ID - Terancam punah, para ilmuwan berhasil mengkloning satwa langka, yaitu musang kaki hitam (Ferret Black Foot). Ini merupakan keberhasilan pertama ilmuwan AS, menggunakan sel hewan asli yang mati lebih dari tiga dekade lalu.
Dikutip dari Inews.id, US Fish and Wildlife Service (USFWS) mengatakan, hasil kloning musang kaki hitam berhasil hidup, berjenis kelamin perempuan dan diberi nama Elizabeth Ann, lahir pada 10 Desember 2020. Hewan hasil kloning ini dikembangkan dari sel musang kaki hitam bernama Willa yang mati pada dekade 1980-an.
Willa merupakan hewan terakhir dari spesiesnya yang ditangkap namun mati. Namun, selnya bisa diambil dan diawetkan lalu dikirim ke San Diego Zoo Global’s Frozen Zoo pada 1988, dan selnya terbukti mampu menghasilkan salinan genetiknya.
“Dengan teknik kloning ini, pada dasarnya kita dapat ‘membekukan waktu’ dan meregenerasi sel-sel itu," kata Pete Gober, koordinator eksperimen pemulihan musang berkaki hitam, dikutip The Sun, Sabtu (20/2/2021).
Penelitian ini merupakan keberhasilan pertama dari spesies asli yang terancam punah di Amerika Utara. Hasil penelitian ini cukup menjanjikan keberlangsungan hidup musang berkaki hitam di masa depan.
