KABUL, TELISIK.ID - Sejumlah penduduk Afghanistan yang mengungsi menghindari rezim Taliban membeberkan sejumlah kisah sedih dengan hanya membawa perlengkapan sekadarnya menuju negara lain.

"Saya cuma bawa pakaian yang menempel di badan. Tidak lebih," kata Wazhma.

Wazhma merupakan salah satu perempuan Afghanistan yang memilih kabur ke luar negeri setelah kelompok Taliban kembali menguasai negara itu.

Perempuan 21 tahun itu masih diliputi rasa takut meski saat ini dia berada di penampungan sementara para pengungsi dari Afghanistan di Uni Emirat Arab (UEA).

"Saya dan suami bekerja di Kedutaan Besar Amerika Serikat. Kami pasti dibunuh mereka (Taliban) kalau tidak segera pergi," kata Wazhma yang tadinya merupakan mahasiswa fakultas kedokteran di Afghanistan, seperti dilansir AFP, Minggu (29/8/2021).