Ia mengungkapkan, ogoh-ogoh juga sebagai simbol dari sifat angkara murka, kesembongan dan perilaku buruk yang ada pada diri manusia yang diwujudkan dalam bentuk ogoh-ogoh.

"Kemudian nantinya ogoh-ogoh ini akan diarak keliling desa dan dibakar dengan maksud agar perilaku buruk atau negatif yang ada pada diri manusia itu terbakar habis bersama ogoh-ogoh," tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPK Peradah Kolaka Timur, I Gede Andika mengatakan, kegiatan pawai ogoh-ogoh se-kabupaten Kolaka Timur ini adalah yang ke-4 kami laksanakan.

"Kalau tiap tahunnya hanya dirayakan di masing-masing desa adat," ujarnya.

Ia juga mengatakan, kegiatan ogoh-ogoh tahun ini diikuti 10 peserta pawai dari berbagai desa adat yang ada di Kolaka Timur.