Taufan tidak hanya menyediakan jasa body painting dengan bahan henna. Tapi dia dan sepuluh rekannya dari lima lapak lainnya yang tergabung di dalam Komunitas Lorong Rupa, juga bisa membuat tato dengan bahan dasar tinta dari campuran bahan kimia.
Para pekerja seni di Komunitas Lorong Rupa tidak hanya mereka yang menekuni seni body painting. Ada juga pekerja seni khusus sketsa, lukis, membaca garis tangan, grafir cincin dengan nama, request gantungan kunci, dan bidang seni lainnya.
Pekerja-pekerja seni di Komunitas Lorong Rupa ini, kata Taufan, tidak membawa nama masing-masing. Mereka selalu mengatasnamakan Komunitas Lorong Rupa. Mereka pun resmi terdaftar di Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, Jakarta. Namun demikian, Taufan dan rekan-rekan sehari-hari tidak dikenakan biaya untuk mangkal di kawasan tersebut.
Mereka hanya diberi tanggung jawab menjaga kebersihan di lokasi masing-masing. Paling dana sukarela dari anggota komunitas (Lorong Rupa, red) per bulan Rp 20 ribu. Itu pun tidak dipaksa.
"Dana itu akan digunakan untuk kami juga, misalnya ada anggota komunitas yang terkena musibah, atau untuk membiayai kegiatan lain komunitas,” jelas Taufan.
