Dayat menceritakan kiat-kiatnya dalam belajar, hingga menjadi lulusan terbaik adalah dengan bertanya, ia mengaku banyak belajar bersama para dosen, khususnya dosen pembimbing dalam menyelesaikan masalah studinya.
Pria kelahiran Kendari tersebut merupakan anak pertama dari tiga bersaudara, sang Ayah bekerja sebagai ASN di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kota Kendari, sedangkan ibunya juga seorang ASN yang bertugas di Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Kendari.
Meskipun mempunyai predikat sebagai anak pejabat, namun sejak sekolah dasar, pasalnya ia tidak pernah memberitahukan kepada teman-temannya bahwa ia adalah anak orang terpandang di pemerintahan kota.
Sedari kecil Dayat sudah belajar untuk mandiri tanpa menggunakan privilagenya sebagai anak pejabat. Kedua orang tuanya juga mendidik Dayat agar bisa bergaul dengan kalangan manapun tanpa memandang perbedaan.
Saat ini Dayat sudah berkeluarga dan dikaruniai seorang putri yang masih balita bernama Asshanum. Ia mengaku, mendapat banyak motivasi untuk menyelesaikan studinya dari dukungan sang istri, Oktavianty. Di samping kuliah, ia juga merupakan seorang staff keuangan di salah satu perusahaan daerah di Konawe Selatan.
