Nur Anisa Nidea mengatakan, masalahnya bukan hanya terkait dengan kelulusan, melainkan juga dengan perlakuan merendahkan yang terus dilakukan oleh Dokter Kardin. Ia mengungkapkan, beban psikologis yang terus menghantuinya setiap kali berhadapan dengan dosen tersebut.
Kaprodi Fakultas Kedokteran, Arimaswati, saat dimintai keterangan menyatakan, masalah ini akan dikembalikan ke pimpinan. Ia mengaku, tidak berwenang memberikan pernyataan lebih lanjut karena pimpinan sedang berada di Banjarmasin. Arimaswati hanya mengetahui kondisi mahasiswa dan enggan berkomentar.
"Saya tidak berani berkomentar takut nanti ada yang salah atau tersinggung. Terkait permasalahan dengan Dokter Kardin, nanti dekan yang akan menjawab masalah ini," bebernya. (A)
Penulis: Thamrin Dalby
Editor: Kardin
