Menurut ibu Asisa, Nurhayati, anak keduanya tersebut terbiasa belajar setelah Magrib, baik pelajaran yang umum maupun agama.

"Setidaknya setelah Magrib mereka membuka bukunya, membaca ataupun melihat apa yang akan ia pelajari maka itu yang dia bawakan hingga dia di jenjang pendidikan berikutnya. Jadi dia sudah terbiasa setiap hari itu ada pengulangan pembelajaran yang dilakukan, karena ala bisa karena biasa,” kata Nurhayati, Minggu (18/2/2024)

Yupita selaku Musyrifah Ma'had Al-Jamiah IAIN Kendari juga mengakui semangat belajar Asisa yang tinggi.

"Asisa aktif mengikuti kegiatan-kegiatan yang ada di Ma'had. Pergaulannya seperti anak Ma'had pada umumnya, namun dari yang saya lihat Asisa memiliki semangat belajar yang tinggi. Dia juga senang mengajar, dia di Ma'had membantu musyrifah dan mudabbirah mengajar Bahasa Arab," pungkasnya, Minggu (18/2/2024). (A)

Reporter: Riksan Jaya