Baca Juga: Viral: Bikin Haru, Seorang Ibu Jualan Bakso Sambil Gendong Anaknya

Kepala Cabang PT Putra Maju Global, La Ode Pedati mengungkapkan, dengan penjualan tiket di bawah harga yang telah ditetapkan, sangat merugikan pihaknya.

Apalagi, penjualan tiket sebesar Rp 80 ribu dilakukan secara terang-terangan baik di dalam dan di luar kawasan pelabuhan.

"Mereka menggunakan buruh. Jadi setiap ada penumpang, mereka tawarkan tiket dengan harga Rp 80 ribu. Setelah deal, penumpang langsung diantar ke atas kapal," kata Pedati.

Ironisnya, harga tiket Rp 80 ribu hanya berlaku pada kapal Express Bahari 7 F yang akan berangkat ke Kendari. Sedangkan, kapal lainnya dari Baubau yang singgah di Raha menuju Kendari harga tiketnya tetap normal.