“Orang tua di Buton juga mengibaratkan malam sahur pertama tersebut sama halnya dengan proses pembentukan manusia, dimana saat itu seorang ibu tidak lagi mendapatkan tamu setiap bulannya,” ungkapnya.

Baca juga: Impikan Sepeda dan Makan Burger, Dirnarkoba Polda Sulsel Kabulkan Keinginan Risal

Kemudian dilanjutkan pada malam ke 17 malam Nuzulul Quran atau Malona Qunua (malam Qunut). Orang tua di Buton kemudian mengibaratkan pada saat malam ke -17 usia kandungan ibu sudah berumur 7 bulan dan diberi rahmat lebih.

Kemudian pada malam ke -27 Malona Khadiri atau malam Lailatul Qadar. Orang tua di Buton mengibaratkan malam Lailatul Qadar sebagai malam kemuliaan dimana bayi dalam kandungan ibu diberi martabat yang sempurna.

Terakhir malam perayaan 1 Syawal atau Malona Raraiya. Orang tua di Buton  mengibaratkan malam 1 Syawal merupakan hari lahirnya seorang manusia dengan keadaan yang benar-benar suci.