Kekayaan dan kekuasaan adalah simbol representasi dari sosok  manusia kelas atas, kalangan elit penguasa dan elit berjuis.

Manusia di era sekarang banyak yang terjebak dengan simbol atau pernak pernik kehidupan dunia, sehingga mereka terus berburu simbol-simbol yang ada di masyarakat.

Masyarakat Indonesia termasuk tipe yang memiliki pengagum budaya simbolik dan bahkan gila simbol, gila pangkat, gila jabatan, gila gelar, gila harta, gila penghormatan dan citra diri lainnya.

Realitas keseharian, sering kita lihat begitu banyak foto-foto diri dan foto kegiatan yang ditampilkan di media sosial, group WA dan media sosial lainnya, termasuk yang memiliki simbol penghargaan seperti kiyai dan ustadz. Terasa tidak sah kegiatan yang diikuti kalau tak dipublikasikan, dipamerkan.

Baca Juga: Pemimpin Bersumbu Pendek