“Tapi kalau hanya nyari 'peluru', untuk menghantam yang satu, hanya minta dari saya tapi digunakan untuk peluru, untuk menghantam yang lain, saya tidak bersedia,” katanya tegas.
Wapres menegaskan bahwa dirinya tidak mau memicu konflik yang ada menjadi semakin besar. Sebaliknya, ia sangat siap untuk mendamaikan kedua belah pihak jika mereka benar-benar ingin berdamai dan mencari solusi yang tepat untuk menyelesaikan perselisihan.
“Tapi kalau saya dimintai untuk mendamaikan, mereka ingin berdamai mencari solusi, tentu saya sangat siap untuk melakukan itu,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan Telisik.id, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf telah menunjuk dua petinggi organisasi untuk mendalami hubungan antara PKB dan PBNU. Kiai Anwar Iskandar dan Amin Said Husni dipercaya untuk mengemban tugas ini.
Mereka diharapkan dapat mengurai ketegangan dan mengembalikan harmonisasi di antara kedua organisasi yang memiliki sejarah panjang dan kompleks. Penunjukan ini diharapkan bisa meredakan konflik yang tengah memanas antara PBNU dan PKB.
