"Tapi, jika PSU pun diputuskan, peluang petahana masih tinggi karena selisih suara dari jumlah suara yang diperselisihkan di TPS tertentu itu tidak seberapa. Indikasi PSU kan karena ada beberapa kesalahan di TPS tertentu dan itu tidak terlalu signifikan mempengaruhi," jelasnya.
Saat ditanya terkait pengamatan tensi politik di Konsel, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Kendari itu menuturkan, bahwa tensi atau gesekan politik dalam penyelenggaraan Pilkada di Konsel masih relatif aman.
Baca Juga: Mahasiswa S2 Pukul Selangkangan Ibu Kandung karena Stres Tugas Kampus
"Dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, gejolak atau dinamika di Pilkada Konsel terbilang aman dan tenang," tuturnya.
Menurutnya, potensi gesekan biasanya murni dari elit politik dan diikuti oleh masing-masing pendukung, apakah mau menerima atau tidak putusan-putusan yang ditetapkan.
