Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim (Stamar) Kelas II Kendari, Sugeng Widarko mengungkapkan, peralihan musim kemarau ke musim hujan merupakan fenomena alam yang biasa terjadi pada akhir tahun.

"Pada musim peralihan ini akan terjadi hujan tapi tidak masif dan bukan musim hujan. Hujannya terjadi sekitar tiga hari pada sore hari. Tapi ini bukan musim hujan," tutupnya, Kamis (30/11/2023).

Baca Juga: Kakanwil Kemenkumham Sulawesi Tenggara Ingatkan Pegawai Jaga Kedisiplinan

Diketahui Kota Kendari dan sekitarnya sudah mengalami hujan sejak memasuki November 2023, namun dengan intensitas yang cukup rendah. Selain mengantisipasi terjadinya bencana alam, Anda juga perlu memperhatikan kesehatan.

Suhu yang berubah-ubah dapat mempengaruhi kesehatan, terutama sistem kekebalan tubuh. Jagalah diri Anda dengan mengenakan pakaian yang sesuai dan memperhatikan gejala perubahan cuaca yang dapat mempengaruhi kesehatan Anda. Selain itu, musim ini seringkali memicu peningkatan risiko penyakit pernapasan, sehingga tetap waspada terhadap infeksi saluran pernapasan seperti flu dan pilek.