Ia menambahkan, makna sesungguhnya dari perintah Allah kepada Nabi Ibrahim, untuk menyembelih Ismail adalah memutus rasa kepemilikan Nabi Ibrahim sebagai seorang Nabi dan juga sebagai seorang manusia, kepada titipan Allah SWT yakni anak yang paling disayanginya, karena sesungguhnya milik Allah apa yang ada di langit dan di bumi.
Baca Juga: Polda Sulawesi Tenggara Buka Penerimaan Bintara, Penempatan Tiap Polres Kabupaten dan Kota
Ustadz Syukri menyampaikan, bahwa sudah seharusnya jejak pengorbanan Nabi Ibrahim dipegang teguh oleh semua dan segenap hamba Allah yang taat.
Usai pelaksanaan sholat Idul Adha dilanjutkan dengan sarapan pagi bersama ratusan jamaah di Lapangan Presisi. Acara Sholat Idul Adha di Polda Sultra berjalan dengan lancar meskipun adanya perubahan tempat. (C-Adv)
Penulis: Ahmad Jaelani
