BAUBAU, TELISIK.ID – Fenomena El Nino diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir tahun 2026 dan berpotensi berdampak terhadap kondisi cuaca di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Kepala Stasiun Meteorologi Betoambari Kota Baubau, Adi Istyono, S.Geo., mengatakan El Nino merupakan fenomena iklim global yang ditandai dengan meningkatnya suhu muka laut di wilayah Pasifik tengah. Kondisi tersebut dapat berdampak pada menurunnya curah hujan di wilayah Indonesia.

Menurut Adi, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kemarau panjang yang dapat memicu kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta menurunnya muka air tanah.

Baca Juga: Lepas Peserta Jamnas ke Jakarta, Bupati Muna Wajibkan Semua Sekolah Hidupkan Kembali Pramuka

Anomali suhu muka laut di perairan sekitar Sulawesi Tenggara pada Juli 2026 umumnya menunjukkan kondisi normal hingga dingin dan diprediksi mulai mendingin pada September hingga November 2026.