Pantauan Telisik di lokasi menunjukkan masyarakat terus berusaha memperbaiki jalan rusak dengan semangat gotong royong.
Salah satu pemuda yang turut serta, Sofyan, menyebutkan kendala utama adalah kekurangan alat transportasi untuk memuat material, sehingga pasir dan batu terlambat datang, menyebabkan penundaan sementara.
Namun, masyarakat tetap optimis karena jalan yang diperbaiki ini akan dinikmati bersama. Aksi ini mendapat sambutan baik dari masyarakat.
Saat ini, material yang telah digunakan termasuk 400 sak semen, 25 truk pasir, dan 7 truk batu krikil. Fokus perbaikan saat ini masih pada jalan poros di Kelurahan Sukanayo.
Baca Juga: 10 Puskesmas Buton Selatan Dapat Bantuan Kendaraan Operasional untuk Mengakses Warga Pelosok
