Esensi dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sesungguhnya untuk meneladani setiap pikiran, ucapan yang cerdas dan jernih, ucapan yang santun dan lembut serta tindakan yang arif dan bijaksana. Itulah perilaku yang diwarnai oleh akhlak mulia-akhlaqul karimah, akhlak mulia yang mampu menebarkan rahmatan lil alamin, memberi rahmat bagi semesta alam.

“Peringatan Maulid jangan hanya sekedar memperingati tetapi harus di implementasikan dan kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, agar anak-anakku lebih giat belajar untuk menggapai cita-citanya,” ujar Nur Aida.

Baca Juga: Mahasiswa Sastra Inggris FIB UHO Kenalkan 6 Budaya Literasi

Sementara itu, Ketua Osis SMAN 2 Kendari, Tenri Salsa Eka Putri mengatakan, perayaan maulid nabi tahun ini sangat meriah dengan berbagai penampilan luar biasa dari siswa-siswi SMAN 2 Kendari dan pengurus ROHIS, karena dianggap sebagai peristiwa penting yang memperingati kehidupan dan warisan tokoh terpenting dalam agama.

"Kegiatan ini melahirkan hal-hal positif yang didapatkan dari maulid ini mulai dari potensi siswa yang ditampilkan sampai dengan penceramah yang dihadirkan juga luar biasa hebatnya. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi momentum penting yang dapat kita ingat dan terus kembangkan," ujarnya. (B-Adv)