"Saat kami bertemu penyidik dan kapolsek, kami sempat bertemu dengan keluarga terduga pelaku. Bahkan mereka lebih awal datang ketimbang kami," tambahnya.
Sebelumnya, Kapolsek Siompu, Iptu Abdul Rahman mengakui adanya kejadian dan laporan terhadap kasus tersebut. Namun pihaknya belum mengamankan terlapor mengingat kadus ini belum cukup bukti. Pihaknya kendala pada saksi.
"Kami sudah periksa 10 orang saksi termasuk guru dan orang tua korban. Kami akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini," ungkap Iptu ketika dikonfirmasi melalui sambungan selulernya.
Kata dia, dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan gelar perkara untuk memastikan apakah kasus ini bisa dinaikan ke tingkat penyidikan atau tidak.
"Yang pasti kami terus berupaya," tutup Abdul Rahman.
