Oleh: Efriza
Dosen Ilmu Politik di Beberapa Kampus dan Owner Penerbitan
ANIES Baswedan melakukan pertemuan dengan Gibran beberapa hari lalu. Dampak pertemuan menyebabkan Nasdem dan Partai Demokrat (PD) hubungannya memanas. Saling sindir pun terjadi.
Demokrat jelaslah meradang. Sebab, Nasdem tidak berupaya serius mendekat kepada PD, untuk membangun koalisi. PD merasa seperti "dihina," sebab AHY elektabilitasnya tinggi, memenuhi persyaratan dari segi usia, sehingga layak diusung sebagai cawapres. Tetapi, Nasdem tampaknya saat ini tidaklah sungguh-sungguh ingin membangun koalisi bersama Demokrat.
Meski akhirnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PD telah meminta maaf. Komentar sinis dari Demokrat ditenggarai karena adanya wacana menduetkan Anies Baswedan dengan Gibran Rakabuming Raka. Wajar, Demokrat meradang atas wacana itu. Wacana ini karena menyebabkan kans Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk diusung serasa makin menjauh.
