Saat itu, ia pun didapuk sebagai seorang menteri oleh Taliban sampai kelompok itu digulingkan dari pucuk kepemimpinan di Afghanistan oleh AS dalam invasi 2001.
Kematian Jalaluddin Haqqani setelah lama sakit pada 2018 diumumkan oleh Taliban. Sang anak, Sirajuddin Haqqani pun secara resmi meneruskan takhta sebagai pemimpin Jaringan Haqqani.
Karena sektor finansial dan militer yang kuat ditambah dengan reputasi Jaringan Haqqani yang terkenal kejam, kelompok itu dianggap sebagai organisasi yang berjalan sendiri, meski tetap berada di dalam lingkaran Taliban.
Jaringan Haqqani sebagian besar berbasis di timur Afghanistan. Kelompok itu diduga memiliki sejumlah pangkalan di dekat perbatasan barat laut Pakistan.
Jaringan Haqqani semakin terlihat dalam kepemimpinan Taliban setelah Sirajuddin diangkat sebagai wakil pemimpin kelompok tersebut pada 2015.
