Sebagai mahasiswa yang tinggal di Kota Kendari, Andi Noor Asyikin memanfaatkan relasi teman-temannya untuk bisnis preloved.
Ia membuka toko offline dan membeli pakaian, tas maupun sepatu branded milik kerabatnya dengan harga murah lalu dijual kembali.
“Dari pada tak terpakai, kami sebagai pengusaha preloved akan membelinya dan menjuak kembali dengan kemasan yang lebih menarik,” jelasnya.
Baca Juga: H-1 Lebaran Idul Adha, Pinggir Jalan La Ode Hadi Disulap jadi Pasar Tumpah
Ia mengatakan, pakaian preloved yang ia beli berkisar Rp 10 ribu sampai Rp 25 ribu, namun bisa dijual kembali dengan harga ratusan ribu per itemnya.
