“Ini perlu kita gali sejarah dimana setiap tahun kita dikucurkan dengan adat istiadat yang dikenal dengan budaya pesta panen atau haroano laa. Pasti ada sejarah yang mendalam terkait peristiwa ini,” kata Ahali dalam sambutannya.
Lanjut Ahali, pesta panen ini merupakan tradisi turun temurun yang telah diwariskan oleh nenek moyang secara terus-menerus untuk dipertahankan nilai-nilainya. Masyarakat setempat, Resti menjelaskan waktu pelaksanaan pesta panen tersebut memang sudah dijadwalkan.
Baca Juga: Festival Kabuenga Diharap jadi Agenda Tahunan Wakatobi
"Acara ini memang ada waktunya tertentu, setiap 14 bulan di langit, tidak mesti bulan agustus kadang juga bulan September, pokoknya setiap 14 bulan di langit dan ini wajib dilaksanakan tiap tahun," ungkapnya, Kamis (31/8/2023).
Ia juga membeberkan tujuan diadakannya pesta panen ini ialah untuk menjaga persatuan, kekompakan serta menjaga budaya yang sudah ada agar tidak hilang.
