Baca Juga: Punya Banyak Cabang dan Bangkrut, Pasutri Ini Mulai Usaha Baru di Kota Kendari

Tak ada kata menyerah dalam kamus hidup Sarniati. Keluarganya butuh makan, kadang juga harus melunasi utang yang melilit. Sambil duduk, matanya bergerak ke kiri dan ke kanan mengikuti kendaraan yang berlalu lalang di hadapannya, berharap ada di antaranya yang mampir membeli buroncong jualannya.

"Iya bantu suami, hasilnya ini kadang bisa menutupi utang-utang di warung yang menumpuk. Saya bawa anak karena tidak ada yang jaga di rumah," tuturnya sembari tersenyum getir.

Ibu 5 anak ini jualan buroncong berbekal pengalamannya dahulu saat membantu salah seorang keluarganya yang membuat usaha buroncong. Setelah berhenti dan dagangan itu tutup, kemudian ia berinisiatif untuk membuka usaha sendiri dengan menyewa gerobak.

"Mau usaha apalagi. Hanya ini yang saya tahu, walaupun tidak seberapa hasilnya tapi Alhamdulilah saya bersyukur," ucapnya.