"Tidak ada yang mau memperkerjakan orang tua seperti saya ini, jadi dari pada menganggur lama, mending saya berusaha mengumpulkan barang bekas biar ada uang beli bahan pokok," katanya sambil tersenyum kecut.
Saat ini dia tinggal bersama anaknya yang bekerja sebagai tukang ojek. Merasa enggan membebani anaknya yang semata wayang, mendorongnya terus bekerja agar bisa menghidupi diri sendiri, tanpa bergantung pada anaknya.
Seorang pengguna jalan yang melihat Ibu Ruha, Jamaluddin, merasa iba. Menurutnya, di usianya yang sudah tua, harusnya Ibu Ruha duduk tenang di rumah. Tapi Ibu Ruha harus bekerja keras mendorong gerobak keliling kota demi mendapatkan uang untuk menyambung hidup. (B)
Penulis: Bambang Sutrisno
Editor: Haerani Hambali
