Ditemukan juga makam Djilabu. Merupakan meantu'u (kepala adat Liya ke-1) dan penyiar agama Islam di Pulau Wangi-Wangi dan sekitarnya. Selain itu terdapat masjid tertua di Wakatobi dan masjid kedua yang dibangun setelah masjid pertama di Wolio, yaitu Masjid Mubarok. Masjid Mubarok dibangun pada tahun 1546 dan sudah mengalami perbaikan dan terdapat sedikit perubahan.

Baruga, tempat musyawarah adat masyarakat Liya. Foto: Wiwik Prihastiwi/Telisik

 

"Bangunan utamanya masih tetap, hanya saja di bagian depan ada sedikit perubahan," ucap Riadi, sekretaris kelompok pengelola pariwisata Liya Togo (Keppooli).

2. Bermain dengan Masyarakat di Lapangan Benteng Liya

Lapangan Benteng Liya sering digunakan anak-anak setempat untuk bermain bola dan sepeda. Lapangan ini juga sering digunakan untuk melaksanakan tradisi Liya yakni posepa'a.