JAKARTA, TELISIK.ID - Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite dinikmati 80 persen oleh rumah tangga yang relatif mampu.

Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani. Menurutnya, dari 80 persen tersebut 60 persennya dinikmati orang yang sangat kaya. 

Saat ini, kata Sri Mulyani, harga jual eceran pertalite dibanderol Rp 7.650 per liter. Padahal harga asli dari bensin RON 90 ini seharusnya Rp 14.450 per liter.

Artinya, pertalite yang dibeli masyarakat mendapatkan subsidi sebesar Rp 6.800 per liter. Sehingga sangat disayangkan sebagian besar dari subsidi ini dinikmati oleh orang dengan kalangan kelas menengah ke atas.

"Pertalite situasinya sama, dari subsidinya Rp 93,5 triliun, 80 persennya dinikmati oleh rumah tangga yang relatif mampu atau bahkan sangat kaya 60 persennya. Jadi, hampir Rp 60 triliun dari Rp 90 triliunan tadi, masyarakat tidak mampu hanya mengkonsumsi 20 persennya saja," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers di gedung Kementerian Keuangan, dikutip dari cnnindonesia.com, pada Jumat (26/8/2022).