KENDARI, TELISIK.ID - Tumpukan sampah lebih sebulan di kawasan THR Kendari mengganggu pedagang hingga mereka patungan Rp 50.000 untuk mengangkut sebagian sampah yang menumpuk di pinggir jalan.
Tumpukan sampah rumah tangga terlihat di pinggir Jalan Budi Utomo, kawasan THR, tepat di depan Masjid An-Nur. Kondisi tersebut dikeluhkan pedagang karena menimbulkan bau tidak sedap, mengundang lalat dan tikus, serta mengganggu aktivitas jual beli.
Kamaludin (20), yang biasa disapa Kamal, berjualan makanan tepat di samping lokasi pembuangan sampah tersebut. Saat ditemui, ia sedang menggantikan atasannya yang sakit.
Ia mengatakan keberadaan sampah sangat mengganggu karena lapaknya menjual makanan. Hampir setiap hari, Kamal harus membersihkan sampah basah yang berada di sekitar tempatnya berjualan, mulai dari popok bekas, sisa nasi hingga kotoran ikan.
"Dampaknya besar sekali, apalagi kita jualan makanan," kata Kamaludin kepada telisik.id, Sabtu (19/9/2026).
