KENDARI, TELISIK.ID - Sekira pukul 06:30 pagi, pria yang berusia 50 tahun ini mulai menjalani aktifitasnya dengan mencari kerang di teluk Kendari yang kemudian akan dijualnya.
Pria yang bernama Amir itu mengaku sangat minim pendapatan dari menjajakan kerang-kerang hasil tangkapannya, bahkan tak jarang satu hari berjualan tak ada laku sama sekali.
Demi memenuhi kebutuhan sehari-harinya di tengah minimnya pendapatannya, Istri Amir pun ikut membantu dengan menjualkan kerang di kawasan pinggir Jalan. Z.A. Sugianto, Kecamatan Andonuhu, Kota Kendari yang tak jauh dari tempat tinggal mereka.
"Tidak menentu dan sangat sedikit pendapatannya, kadang satu hari paling banyak itu lakunya Rp 20 ribu sampai Rp 100 ribu. Bahkan kadang tidak laku sama sekali," ungkap Amir yang juga asli pendatang ini.
Lebih lanjut, Amir menambahkan, kerang laut yang dijualnya itu tengah dihargai Rp 10 ribu perkilonya. Meski harganya cukup murah, namun tidak jarang para calon pembeli pun hanya singgah dan menanyakan harga kerang yang mereka jajakan itu.
