KENDARI, TELISIK.ID - Misi luar angkasa revolusioner Proba-3 tengah dipersiapkan oleh para ilmuwan Badan Antariksa Eropa (ESA) untuk menciptakan gerhana Matahari buatan.
Untuk mencapai tujuan ilmiahnya, misi ini akan menggunakan dua satelit yang terbang berformasi untuk menciptakan bayangan buatan, memungkinkan pengamatan Matahari secara lebih detail dan dalam waktu yang lebih lama.
Proba-3 adalah proyek perintis ESA dalam hal formation flying, di mana dua satelit akan mempertahankan posisi yang sangat presisi di orbit Bumi, dikutip CNN Indonesia, Minggu (12/1/2025).
Dengan teknologi ini, kedua satelit dapat bekerja sama menciptakan fenomena yang tidak biasa, yaitu gerhana Matahari buatan.
Satelit pertama dilengkapi dengan cakram penutup berdiameter 1,4 meter yang dirancang khusus untuk memblokir cahaya Matahari.
