Ia menceritakan dengan penuh penghayatan, sambil menunggu waktu berbuka puasa. Bahkan Haridin juga memperlihatkan bekas luka pada tangan sebelah kiri, yang didapatnya saat memukul parakang dengan menggunakan batang kelor.

"Saya melihat makhluk itu berdiri di tengah jalan, lalu saya ingat cerita orang tentang pohon kelor yang bisa mengusirnya. Saya mengambil batang kelor dan memukul parakang tersebut. Alhasil, makhluk itu melarikan diri dengan kesakitan," tutur Haridin, Jumat (7/4/2023).

Namun, tidak semua orang percaya dengan kisah mistis seputar pohon kelor. Seorang penduduk Kendari, Ahmad Wijaya mengatakan, cerita tentang pohon kelor sebagai pengusir parakang hanyalah mitos belaka. Menurutnya, makhluk jadi-jadian seperti parakang hanyalah hasil imajinasi manusia.

"Saya tidak percaya dengan cerita mistis tentang pohon kelor. Bagi saya, parakang hanya khayalan belaka dan tidak ada bukti nyata," tegasnya.

Meskipun begitu, kepercayaan masyarakat setempat terhadap kekuatan mistis pohon kelor sebagai pengusir parakang tetap kuat. Banyak orang yang berusaha menjaga dan merawat pohon kelor agar kekuatannya tetap terjaga. Ada juga yang memanfaatkannya sebagai bahan makanan sehat.