Kyai mengabulkan permintaannya, dan perjalanan pun berlanjut. Ketika sampai di sebuah Pohon Kapuk, giliran Hantu Biksu yang meminta untuk turun. Ia memilih Pohon Kapuk sebagai tempat tinggal barunya dan berjanji tak akan mengganggu warga sekitar.
Kini tinggal Hantu Tentara Belanda yang masih dibawa menuju tujuan akhir di kuburan desa.
Sesampainya di kuburan desa, Hantu Tentara Belanda akhirnya turun dan memutuskan untuk tinggal di sana. Sebelum berpisah, ketiga hantu tersebut memberi peringatan kepada Pak Sahur bahwa jika rumahnya dibiarkan kosong dalam waktu lama, mereka akan kembali ke rumah tersebut.
Meskipun pesan ini terasa menyeramkan, Pak Sahur dan keluarganya memutuskan untuk tetap tinggal di rumah itu selama beberapa waktu.
erpuluh-puluh tahun kemudian, setelah kepergian Pak Sahur dan istrinya, rumah tersebut kini berdiri kosong tanpa penghuni. Kesan angker semakin kuat terasa, apalagi dengan lampu penerangan yang sudah lama mati dan kegelapan yang menyelimuti seluruh rumah.
