Ali akhirnya berniat untuk menjadi muslim sejati dengan mengucapkan dua kalimat syahadat secara syar'i maupun legal secara hukum. Mimpinya hanya hidup dan mati sebagai seorang muslim dan diurus kematiannya dengan cara Islam.

Baca Juga: Fleur Rosanna Mualaf dengan Cara Unik

Di tempat tinggalnya, Tabalong, Kalimantan Selatan ternyata belum ada masjid/wadah yang bisa membimbingnya mengucapkan kalimat syahadat, sekaligus membuatnya menjadi seorang muslim secara hukum.

Ia pun berkelana, dari Tabalog ke Balikpapan, Balikpapan ke Jakarta, Jakarta ke Tangerang, Tangerang ke Kendari, akhirnya ia menemukan Masjid Al-Kautsar yang bisa langsung melegalisasi statusnya sebagai seorang muslim secara agama dan hukum.

Setelah sah menjadi muslim, Ali hanya berharap dapat memperbaiki diri dan mendekatkannya pada Sang Pencipta, Allah SWT. Ia berencana menetap di Kendari dan membuka usaha minuman segar kecil-kecilan untuk bertahan hidup. (A)