Untuk memastikan memasuki musim hujan, maka harus sampai tiga dasarian atau 150 mm curah hujan. Dari curah hujan saat ini, diprediksi Nusa Tenggara Timur bakal memasuki musim hujan pada pertengahan November, atau dua dasarian pada bulan tersebut, secara merata.

Untuk daerah lokal yang pertama kali akan memasuki musim penghujan, yakni di wilayah Flores bagian barat (Ruteng, Labuan bajo, Borong). Hal ini dikarenakan prediksi bagian wilayah itu akan terjadi hujan menengah dan lebihnya pada Oktober ini.

“Sementara untuk di wilayah Timor, Flores bagian timur, mulai dari Maumere sampai Malabahi, itu sekira awal sampai akhir November. Itu perkiraan kita, dan nanti akan update setiap 10 hari,” jelas Rahmatullah, Selasa (4/10/2022).

Baca Juga: Gempa Bumi di Sumatera Utara, Ada Warga Meninggal Dunia

Sementara itu, Kadis Pertanian NTT, Lecky Frederich Koli menyampaikan, petani di Nusa Tenggara Timur bisa menggunakan prakiraan cuaca dari BMKG sebagai landasan serta kebiasaan dalam kearifan lokal, dalam mengelola pertanian mereka.