Sementara Divisi Perencanaan dan Logistik, Miftahur Rozaq memberikan atensi penuh kaitannya dengan pemenuhan kebutuhan disabilitas.
“Template menjadi kebutuhan dan merupakan bagian dari logistik pemilu yang akan kami perhatikan,” sambung Rozaq.
Divisi SDM, Penelitian dan Pengembangan KPU Jawa Timur, Rochani menuturkan, terkait dengan partisipasi disabilitas sebagai penyelenggara pemilu memang ada, namun tidak banyak.
“Keikutsertaan ini sangat terbuka luas, karena disabilitas bukan menjadi halangan selama memenuhi persyaratan dan mampu menjalankan tugas di wilayah kerja masing-masing,” pungkas Rochani.
Sedangkan dari pihak Pertuni Jawa Timur, Dhenny Kurniawan mengatakan, Pertuni sudah menyusun 11 program prioritas untuk ikut serta mensukseskan Pemilu 2024 mendatang.
