Masyarakat Buton Selatan, menurut Syahrul, sudah tidak asing lagi pada figur Samirudin. Samirudin dinilai rajin blusukan menemui masyarakat, menjalin komunikasi, mendengarkan langsung keluh kesah, saran dan masukan atas berbagai permasalahan masyarakat Buton Selatan.

Menurut Syahrul, Samirudin dan La Muhadi merepresentasikan masyarakat di wilayah Cia-cia dan Pancana. Samirudin diketahui sebagai mantan guru dan kepala sekolah serta pengusaha sukses di Wilayah Timur Indonesia.  

“Sedangkan La Muhadi adalah anggota DPRD dua periode dan Ketua DPRD Partai Keadilan Sejahtera  Buton Selatan yang juga dikenal aktif di berbagai organisasi,” beber Syahrul.

Syahrul juga menyampaikan keprihatinannya terhadap Kabupaten Buton Selatan. Dia membanding beberapa daerah yang sama-sama dimekarkan sebagai daerah otonomi baru (DOB), namun Buton Selatan masih tertinggal jauh.

Baca Juga: Kampus STAI YPIQ Baubau Segera Tinggalkan Lahan Milik IAIN Kendari