Tak mungkin dapat kita pungkiri, bahwasannya setiap generasi punya tantangan dan jawabannya sendiri.

Dulu keberhasilan menyatukan komitmen kebangsaan dari berbagai identitas kolektif baik suku, agama dan sebagainya itu, karena kita berhasil menemukan musuh bersama secara fisik dari luar yaitu penjajah.

Namun ketika kita kini telah menjadi negara merdeka, apalagi di era revolusi industry 4.0 dan community 5.0, tentu perlu ada adjustment common enemy dalam kontek kekinian sebagai perekatnya.

Nasionalisme yang harus digaungkan sekarang ini adalah bagaimana nasionalisme itu dapat merealisasikan cita-cita kemerdekaan dan tujuan nasionalisme awal saat sepakat menyatukan kehendak bersama dalam tiga bingkai besar di atas.

Jadi nasionalisme yang di gerakkan harus merujuk pada persoalan bagaimana kita berjuang membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang demokratis, menegakkan hukum yang berkeadilan, dan membangun ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.