TEL AVIV, TELISIK.ID - Ketegangan politik di Timur Tengah kembali meningkat setelah Roni Mizrachi, seorang pengusaha Israel yang dekat dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, mengeluarkan pernyataan kontroversial mengenai kemungkinan serangan Israel terhadap Yordania.
Pernyataan ini disampaikan dalam wawancaranya dengan Channel 14, stasiun televisi sayap kanan Israel, setelah serangan besar-besaran Israel terhadap Lebanon yang menyebabkan ribuan korban jiwa.
Mizrachi memperingatkan bahwa Yordania bisa mengalami nasib yang sama seperti Lebanon dalam waktu dekat, dengan menyatakan, "Kini kita melihat Lebanon dalam 15 tahun ke depan, Yordania akan menjadi negara berikutnya yang menjadi tempat orang-orang Iran memiliki kepentingan," seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (3/10/2024).
Baca Juga: Sosok Hassan Nasrallah, Pimpinan Hizbullah Lebanon Dikabarkan Tewas Dirudal Israel
Ancaman ini mendapatkan reaksi keras dari Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi, yang mengutuk serangan Israel di Lebanon dan menegaskan bahwa hubungan diplomatik antara Yordania dan Israel semakin tegang. Safadi juga menyatakan bahwa negara-negara Arab dan Muslim bersedia menjamin keamanan Israel jika negara tersebut bersedia mendirikan negara Palestina di Tepi Barat dan Gaza.
