Arief yang juga Ketua Umum PB HMI periode 2013-2015 berpesan, agar keluarga besar HMI berduyun-duyun ke bioskop, menikmati film Lafran, film tentang perjuangan, karya sineas Indonesia.
“Di tengah dominasi film horor, MN KAHMI menyuguhkan film biopik, dan film yang tak hanya menceritakan perjuangan pendirian HMI, tapi juga mengenai bagaimana kemerdekaan Indonesia diperjuangkan oleh aktivis pemuda Islam,” katanya.
Selain keluarga besar KAHMI, nobar film yang berkisah tentang sejarah pendirian HMI ini dihadiri sejumlah akademisi, aktivis, mahasiswa, hingga politisi dari Sulawesi Tenggara.
Para akademisi seperti Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Prof Muhammad Zamrun Firihu, Wakil Rektor III UHO Dr Nur Arafah, Dekan FMIPA UHO Prof Ida Usman, dan Dekan FISIP UHO Prof Eka Suaib.
Kemudian, para politisi yang hadir antara lain Ruksamin, Abdurrahman Shaleh, Siska Karina Imran, Aksan Jaya Putra, dan Wa Ode Nurhayati. (A)
