BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Penertiban para pedagang kaki lima (PKL) oleh Satpol PP yang kembali nekat berjualan di Pantai Boti, Kelurahan Lakambau, Buton Selatan (Busel), mendapat perlawanan dari warga dan pedagang setempat.

Warga yang geram dengan kebijakan Pemda yang dinilai tak berpihak kepada masyarakat, meminta Bupati Busel, La Ode Arusani turun langsung menjelaskan alasan dilarangnya para pedagang itu berjualan di ruang publik tersebut.

Ironisnya, kebanyakan porsenil Satpol PP yang diperintahkan untuk turun menertibkan para pedagang tersebut adalah warga setempat. Bahkan sebagian dari mereka diketahui masih terikat pertalian darah atau sepupu.

Hal ini juga yang kemudian membuat para porsenil Satpol PP merasa kebingungan. Di sisi lain, mereka harus menjalankan tugas, dan sementara di sisi lainnya lagi pertimbangan kemanusiaan dan keluarga.

"Tolong pahami kami. Kami ini hanya menjalankan perintah," beber salah satu porsenil Satpol PP Busel.