Salah satu tokoh masyarakat setempat, Muhamad Ikbal menilai, persoalan ini harus diselesaikan oleh pengambil kebijakan dalam hal ini Bupati Arusani. Jika tidak, warga tetap berjualan.
"Jangan sesama kita yang berbenturan di lapangan. Karena itu segera ambil keputusan terhadap persoalan ini. Jangan gantung masyarakat, masyarakat ini butuh makan," terangnya.
Senada dengan itu, perwakilan Himpeta, La Ode Safrin Mas'ud juga mengaku akan tetap memperjuangkan aspirasi masyarakat sampai ada kejelasan dari pemerintah.
"Pelanggaran apa yang dilanggar para pedagang ini sampai harus dilarang berjualan di sini. Kalau toh mereka salah, berarti Bupati Arusani juga salah. Sebab pada saat itu beliau sendiri yang menata para PKL di Pantai Boti ini," tegasnya.
Baca Juga: Tolak Larangan Mudik, Ratusan Demonstran Tutup Lippo Plaza
