"Saya kemudian langsung memberitahukan kepada Jumida bahwa ada api yang keluar dari dalam kamar Yapi. Saat itu saya pun meminta bantuan para tetangga untuk membantu memadamkan api yang mulai merambat ke bagian rumah yang lain," tutur Cantika.

Jumida pun kaget saat diberitahukan oleh Cantika. Jumida langsung keluar dari kamar dan melihat ternyata benar, api sudah mulai membesar sehingga Jumida langsung berteriak minta tolong serta menelpon suaminya yang sementara sedang berada di kantor.

Sementara itu, Juniar (20), anak dari penghuni rumah dan suami dari Cantika dalam keterangannya mengaku, kalau saat itu isterinya Cantika hendak ke kamar mandi dan melihat asap dari dalam kamar milik Yapi yang dalam posisi terkunci dari luar.

Lalu Cantika meminta bantuan Juniar yang berada di sebelah kamar Yapi sehingga Juniar keluar dan langsung menendang pintu yang dalam keadaan terkunci dari luar.

Namun saat itu api mulai membesar dan merambat ke sisi lain rumah sehingga Juniar langsung meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api. Namun upaya pemadaman tidak berhasil karena api semakin membesar dan merambat ke sisi bagian rumah lainnya.