"Kalau ramai begini pasti ada saja pembeli," jelasnya singkat.

Mali merasa senang bila ada kegiatan seperti itu, karena bisa memperbaiki perekenomian keluarganya.

Senada, pedagang es dawet asal Jawa, Agus mengaku, sangat bersyukur mendapat keuntungan dua kali lipat dari jualan mangkal di salah satu sekolah.

"Keuntungannya lebih banyak kalau ada kegiatan begini, bisa 2 kali lipat atau bahkan lebih," ungkapnya.

Baca Juga: Kakek Lajii di Buton Utara Keciprat Bantuan Pemerintah