Hal itu disebabkan oleh kondisi ekonomi masyarakat yang tidak mampu merasakan kesejahteraan seperti masyarakat lainnya, sebagian besar karena kurangnya pekerjaan, tingkat pengangguran yang tinggi, dan kurangnya keterampilan yang mumpuni.

Sementara itu Dirbinmas Polda Sulawesi Tenggara, Kombes Pol Darmawan Affandi berharap, operasi itu dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polda Sulawesi Tenggara. Polisi akan melibatkan diri secara aktif dalam menjalankan tugas preventif dan preemtif, serta mengedepankan kolaborasi dan kerjasama dengan masyarakat untuk mencapai tujuan tersebut.

Baca Juga: Mengenal Preloved Ide Bisnis Menjanjikan

Dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis, Polri berharap melalui Operasi Bina Kusuma Anoa 2023 ini, masyarakat Sulawesi Tenggara dapat merasakan peningkatan keamanan, serta mampu mengatasi dan mencegah berbagai bentuk tindak kejahatan dan kerawanan sosial yang dapat mengganggu ketertiban dan kesejahteraan masyarakat.

"Operasi ini bentuknya pencegahan untuk menekan terjadinya aksi kriminalitas yang dalam pelaksanaannya berupa himbauan dan edukasi kepada pengguna jasa atau pemilik tempat di mana masyarakat beraktifitas, sehingga dapat menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dalam menghadapi Pemilu 2024," tutur Darmawan. (B-Adv)