"Dalam melakukan operasi ini, keamanan, keselamatan, dan kesehatan personel kami menjadi prioritas utama, sementara kami juga terus mengkampanyekan disiplin berkendara kepada masyarakat," tambahnya.

Dir Lantas Polda Sulawesi Tenggara, Kombes Pol Zainal Rio Chandra Tangkari, menyatakan bahwa kegiatan serupa juga dilakukan di seluruh Indonesia, terutama di wilayah Polda Sulawesi Tenggara. Melibatkan 484 personel, operasi ini bertujuan untuk mengurangi potensi pelanggaran yang dapat menyebabkan kemacetan dan kecelakaan.

Baca Juga: Operasi Zebra Anoa di Buton Utara, Berikut 7 Jenis Sasaran Pelanggaran

"Kami menggunakan pendekatan persuasif dan edukatif dalam operasi ini, dengan fokus pada upaya pencegahan. Namun, kami juga siap untuk bertindak tegas terhadap pelanggaran yang membahayakan," tegas Rio.

Dalam mengoptimalkan operasi ini, penegakan hukum akan dilakukan secara selektif, dengan memprioritaskan pelanggaran yang memiliki potensi risiko terhadap keselamatan lalu lintas.