KONAWE SELATAN, TELISIK.ID - Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sultra bekerjasama dengan Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung (BPDASHL), mulai menjalankan program pemulihan ekonomi nasional padat karya.

Pemulihan ekonomi nasional tersebut dilakukan dengan penanaman mangrove di dua Desa yang ada di Konawe Selatan (Konsel).

Kepala BKSDA Sultra, Sakrianto Djawie menjelaskan, momentum padat karya penanaman hutan mangrove ini tujuannya itu bagaimana semua pihak membantu masyarakat dengan merehabilitasi kawasan.

Dengan begitu, kata dia, masyarakat dapat terbantu secara ekonomi.

"Manfaatnya merestorasi kawasan kita, merehabilitasi dan masyarakat mendapat manfaat secara ekonomi dan upah kerja yang diberikan," ungkapnya saat di hubungi lewat via telepon, Rabu (11/11/2020).