Permainan panggung dimainkan Siska yang tenang dan terukur, terbukti saat memenangkan pertarungan posisi Wakil Walikota Kendari, yang bisa membalikkan semua prediksi para pemerhati politik Sultra.

Sehingga pilihan Siska untuk bergabung ke Partai Nasdem yang dipimpin Ali Mazi, akan memberikan ancaman bagi lawan-lawan politiknya yang akan bertarung di Pilwali 2024.

Semua ini adalah gambaran dunia yang diandaikan sebagai sebuah image dirinya pada publik, aktor mau tidak mau berhubungan dengan dunia subyektifnya sendiri, bahwa ia sendirilah yang punya akses paling optimal terhadap dirinya sendiri.

Pola ini mengandaikan bahasa sebagai sarana menampilkan diri di depan publik, sebuah alat untuk ekspresi diri. Bahasa disetarakan dengan bentuk-bentuk ekspresi gaya bicara dan estetis, (Maskur: 2008).

Panggung yang dimainkan Siska  adalah sebuah analogi drama atau teater Gofman yang menyediakan dasar teori mengenai bagaimana individu tampil di dunia sosial. Kendatipun Gofman tidak tertarik pada struktur sosial, ia lebih tertarik pada tatap muka atau kehadiran bersama.