Di dalam teater kehidupan, hal itu diasumsikan sebagai suatu kondisi kepercayaan timbal balik dimana peranan-peranan yang dimainkan para aktor serupa dengan karakter mereka yang sebenarnya.
Keputusan Siska untuk berganti baju partai, sebagai sebuah drama politik dan telah membuat peta pertarungan di Pilwali Kota Kendari tahun 2024 semakin menarik, dan paling penting dapat melupakan sejenak penangkapan OTT KPK pada Bupati Kolaka Timur periode 2021-2026 Hj. Andi Merya Nur, sebagai bentuk penghormatan pada asas praduga tak bersalah.
Sesungguhnya manusia hanyalah seorang aktor yang sedang memainkan perannya. Dimana peran yang dimainkan sewaktu-waktu bisa berubah sesuai dengan yang diinginkannya. Saat kapan ia memakai topeng ideal, seperti apa yang di inginkan di panggung belakang dan pada saat kapan ia melepas topeng pertunjukannya. Bahkan ketika melepas topeng tersebut, ada topeng lain yang juga masih dikenakan pada dirinya.
Dua permainan panggung yang dimainkan oleh kedua perempuan 'hebat' di Sultra, telah menutup bulan ini dan memasuki bulan Oktober. Semoga di bulan-bulan ke depan jauh lebih baik, dan betul-betul keterlibatan perempuan dalam ranah politik dapat membawa pengaruh secara signifikan pada perubahan-perubahan yang lebih baik.
Sesuai hasil riset yang dilakukan NDI (The National Dermocratic Institute) bahwa kehadiran perempuan di panggung politik mampu meningkatkan secara efektif pemerintahan yang jujur, dan tingkat korupsinya rendah, menjadi sebuah bukti dan bukan hanya janji manis. (*)
