2015 lalu, pantai ini sempat mencatatkan namanya dalam rekor MURI dengan penanaman serentak 33.000 terumbu karang. 2016, Pantai Berova menjadi tuan rumah dalam kegiatan Raimuna Daerah Tingkat Sultra yang ke-II yang diikuti 1.320 peserta dari 16 Kwarcab se-Sultra. 2017, Pemkab membangung dermaga dan villa di tengah laut. 

Tidak tanggung-tanggung, Pemerintah Daerah Kolaka Utara yang saat itu dipimpin Bupati Rusda Mahmud, sejak 2016 hingga 2017 telah menghabiskan anggaran Rp11 miliar untuk menghias hamparan rawa-rawa menjadi destinasi wisata eksotis yang kini dikenal dengan sebutan Pantai Berova dengan berbagai macam fasilitas yang ada di dalamnya.

Di masa pemerintahan Drs. H. Nur Rahman Umar, MH dan H. Abbas, SE saat ini, di tengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), geliat pembangunan dan pembenahan objek wisata Pantai Berova masih terus dilakukan. Dengan mencanangkan Pantai Berova sebagai tempat pelaksanaan berbagai kegiatan, Nur Rahman berharap ke depannya Pantai Berova menjadi spot destinasi wisata unggulan di Bumi Anoa.

Baca Juga : Kembangkan Durian Otong, Petani di Kolut Dapat Omset Rp100 Juta Pertahun

Kepala Dinas Pariwisata, Muhammad Idris, mengungkapkan, Pantai Berova dan Danau Biru akan menjadi salah satu objek wisata yang mendapat prioritas utama dalam proses pengembangan destinasi wisata di Kolaka Utara.