Oleh: Efriza
Dosen Ilmu Politik di Beberapa Kampus dan Owner Penerbitan
SETELAH Zulkfli Hasan terpilih kembali sebagai Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), terang benderang publik dapat menyaksikan Amien Rais yang selalu digembar-gemborkan sebagai ikon PAN, tak lagi dianggap dengan realitas Amien Rais tak dilibatkan di kepengurusan PAN periode 2020-2025.
Konflik ini juga terjadi karena perbedaan kepentingan antara keinginan Ketua PAN yang terpilih Zulkifli Hasan dengan Amien Rais sendiri, dalam menyikapi pengambilan keputusan partai yakni apakah sebagai pendukung pemerintahan terpilih Joko Widodo (Jokowi)-KH. Ma’ruf Amin atau memilih di luar pemerintahan bersama dengan Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Jelas sekali pilihan Zulkifli Hasan yang akan selalu menganggap perbedaan pilihan di Pemilihan Umum (Pemilu) tidak selalu harus berbeda ketika pasca pemilu. Zulkifli Hasan ingin kembali masuk gerbong pemerintahan Jokowi seperti kala Jokowi memerintah di periode pertama bersama dengan Jusuf Kalla (JK).
